Penerjemahan Puisi

Vibry Andina Nurhidayah

Abstract


Vibry Andina Nurhidayah

IAIN Pontianak

Vibry_AN @yahoo.com

 

Abstrak

Dalam menerjemahkan puisi seorang penerjemah harus mampu menyampaikan isi dan makna yang ada didalam bahasa sumber, Menerjemahkan puisi tergolong penerjemahan tersulit karena dalam prosesnya, sedapat mungkin dipertahankan suasana batin dari karya itu (mood, tone). Pada saat yang sama, penerjemah harus mencari padanan atas bentuk formal puisi itu sendiri secara tepat, misalnya jumlah baris (terutama untuk jenis sonnet), rhyme (persajakan) dan syllable (jumlah suku kata). Untuk menjaga supaya wajar, perpindahan isi dan pesan (content, message) puisi tetapharus dibawa. Semua kualifikasi ini sangat ditentukan oleh kepekaan seorang penerjemah-sastrawan.

Kata kunci: karya sastra, puisi, terjemahan

 

 

Abstract

On the translation of poetry, a translator must be able to deliver content and meaning in the source language. Translating poetry classified as the hardest translation because of the process must be able to keep inner mood from its creation (mood, tone). At the same time, a translator must find the equivalent of right formal poetry, for example amount of line (especially kinds of sonnet), rhyme and amount of syllable. Besides, displacement content and message of poetry must keep it reasonable. These qualifications determined by sensitivity of a translator-writer.    

Keywords: literary work, poetry, translation


Full Text:

Untitled PDF


DOI: https://doi.org/10.26594/diglossia.v9i2.1142

Article metrics

Abstract views : 3 | views : 1 | views : 22


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan  is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Index by:

   Flag Counter