IMPLEMENTASI LEKSIKOGRAMATIKA TERHADAP HUBUNGAN SOSIAL ANTAR PELIBAT WACANA DALAM TEKS EDITORIAL TEKS: THE JAKARTA POST THE IMPLEMENTATION OF LEXICOGRAMMATICA TO THE SOCIAL RELATIONSHIP AMONG DISCOURSE ELEMENTS IN AN EDITORIAL TEXT: THE JAKARTA POST

BINTI QANIAH QANIAH

Abstract


Binti Qani’ah

Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

Binty_willbe@yahoo.co.id

 

 

abstrak

Hubungan sosial selalu dibutuhkan oleh semua partisipan dalam sebuah masyarakat. Mereka berinteraksi satu sama lain untuk mendapatkan tujuan mereka, tujuan positif atau tujuan negatif. Penggunaan leksikogramatika akan mengekspresikan apa yang mereka inginkan di dalam sebuah masyarakat. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui hubungan sosial antara penulis dan pembaca dalam teks editorial The Jakarta Post yang memuat capres Joko Widodo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial antara penulis dan pembaca tidak sejajar yang direaliasisikan oleh Status. Identifikasi ini menunjukkan bahwa hubungan penulis lebih tinggi posisinya dibanding pembaca yang ditunjukkan oleh 74 data sistem klausa deklaratif dan 74 data proposisi. Sementara itu, hubungan sosial antara penulis dan tokoh dalam teks ini sangat erat, direalisasikan oleh afek. Terdapat nilai positif terhadap tokoh dalam teks yang ditunjukkan 8 data polaritas dengan kata emotif dan 10 data modalisasi. Pernyataan ini diperkuat dengan hasil wawancara dengan penulis yang telah membenarkan dukungannya terhadap tokoh dalam teks.

Kata kunci: teks editorial The Jakarta Post, hubungan sosial, status, dan afek

 

 

 

abstract

The social relationship is always needed for all participants in the society. They interact each other to have their own purposes, negative purposes or positive purposes.Using lexicogrammar can express what they want in their society. This is a qualitative research. The purpose of this research were to find social relationships between a writer and readers in editorial text of The Jakarta Post. The results of the research showed that the social relationship between a writer and readers were not balance realized by status. It indicated that a writer had a higher position than readers showed by 74 data of declarative clauses and 74 data of propositions. Meanwhile, social relationship between a writer and a figure in this text were very close realized by affect. A writer assessed a figure in the text positively shown  8 data of polarity with emmotive words and 10 data of modalizations. The results of the research were supported by the results of an interview with a writer who supported a  figure in the text.Key Words: Editorial text of The Jakarta Post, social relationship, Status, dan Affect.

Kata kunci: The Jakarta Post editorial text, social relationship, status, and affect

 


Full Text:

PDF


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.


Index by:

   Flag Counter