LIRIK LAGU FIRST LOVE DAN PRISONER OF LOVE OLEH UTADA HIKARU DALAM ANALISIS WACANA KRITIS CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS OF UTADA HIKARU’S SONG LYRICS: FIRST LOVE AND PRISONER

Sri Aju Indrowaty(1*), Sumarlam Sumarlam Sumarlam(2),

(1) Universitas Brawijaya
(2) Universitas Sebelas Maret
(*) Corresponding Author
Sri Aju Indrowaty
Sumarlam Sumarlam Sumarlam

Abstract


Sri Aju Indrowaty

 Sumarlam

 

Universitas Brawijaya

Universitas Sebelas Maret

 

ayumirza9220@gmail.com

sumarlamwd@gmail.com

 

 

 

Abstrak

Lagu adalah sesuatu yang membuat pendengar menjadi terhibur, apalagi bila lagu itu mempunyai tema yang tak lekang oleh masa yaitu tema Cinta. Pada Japan Pop atau J-Pop nama Utada Hikaru merupakan penyanyi pop dan pencipta lagu yang tidak asing lagi. Disamping itu termasuk bintang besar di Jepang. Sangat menarik apabila teks lagu dari penyanyi ini dianalisis melalui analisis wacana kritis (Anawa). Artikel ini bertujuan untuk memaparkan analisis teks lagu first love dan Prisoner of love oleh Utada Hikaru dan bagaimana unsur kognisi sosial dan konteks yang terdapat dalam kedua lagu tersebut. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Simpulan dari Analisis wacana kritis pada riset mini ini yaitu Tema pada kedua lagu kenangan dan kekaguman kepada orang yang dicintai. Sedang kognisi sosial lebih menekankan bahwa menikah muda bukan suatu halangan untuk berkarir, sedang konteks sosial kekaguman kepada penyanyi yang bilingual yaitu bisa berbahasa Jepang dan Bahasa Inggris.

Keyword : Analisis wacana kritis, lirik lagu, kognisi sosial, konteks

 

 

Abstract

The song is something to entertain the listener, especially love songs. A famous Japan Pop, Utada Hikaru is a big star in Japan. It will be very interesting to analyze the song lyrics using critical discourse analysis. This study is aimed at explaining the analysis of song texts of Utada Hikaru’s songs, first love and prisoner and how the elements of social cognition and context existed in those songs. By using descriptive qualitative research, there were some conclusions taken. The conclusion of critical discourse analysis in this mini research is the theme on both songs of memories and admiration to loved ones. Medium social cognition more suppressed young married is not an obstacle to a career, is the social context of admiration for bilingual singers that can be watched Japan and English.

Keywords: critical discourse analysis, song lyrics, social cognition, context

 


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26594/diglossia.v8i2.848

Article metrics

Abstract Abstract views : 0times
PDF views : 0 times


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan  is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by:

  Flag Counter