VARIABILITAS DALAM PENERJEMAHAN

Achmad Fanani(1*),

(1) 
(*) Corresponding Author
Achmad Fanani

Abstract


Achmad Fanani

Universitas Pesantren Tinggi Darul’Ulum Jombang

akufanani@gmail.com

 

Abstrak

Variabilitas dalam terjemahan mencakup bagaimana seorang penerjemah berkomitmen menempatkan diri sebagai penerjemah yang baik. Standar sebagai penerjemah baik itu ditentukan oleh kemampuannya dalam kompetensi bahasa, kompetensi penerjemahan, kompetensi tekstual, kompetensi mata pelajaran, kompetensi budaya dan transfer kompetensi. Terjemahan yang berbeda akan terjadi jika penerjemah mengabaikan lima elemen ini. Sehingga hasil penerjemahannya akan jauh keakuratan dan memiliki tingkat keterbacaan yang rendah.

kata kunci: variabilitas, penerjemahan

 


Abstract

Variability in translation covers how an interpreter is committed to place himself as a good translator. The standard as a good translator is determined by his ability in mastering translation competences of a language, textual, subject, cultural competence and competencies of transferring languages. If a translator ignores one or all of these elements, the translation is failed. Thus, translations do not have accuracy and legibility (readability).

key words: variability, translation

 


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26594/diglossia.v1i1.86

Article metrics

Abstract Abstract views : 102times
PDF views : 60 times




Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan  is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by:

  Flag Counter