TEH HIJAU BERPOTENSI MENGURANGI RESIKO KOMPLIKASI PADA DIET TINGGI LEMAK

Herin Mawarti(1*),

(1) Unipdu (Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum)
(*) Corresponding Author
Herin Mawarti

Abstract


ABSTRAK

Konsumsi epigallocatechin gallate (EGCG) dari teh hijau sudah banyak yang melaporkan bermanfaat untuk kesehatan diantaranya membakar lemak, mencegah obesitas sehingga EGCG yang didapat dari teh hijau (Camelia sinensis) yang diperoleh dari klon GMB4 juga berpotensi sebagai agent terapeutik mencegah adanya komplikasi akibat adanya diet tinggi lemak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek dari EGCG terhadap kadar sterol regulatory element-binding protein- 1(SREBP-1) pada tikus betina yang diberi diet tinggi lemak. Tikus wistar betina diberi diet tinggi lemak selama 2 bulan dan dikelompokkan dalam lima kelompok perlakuan yaitu ( 1 ) Tikus dengan diet pakan standart ( 2 ) Tikus dengan diet tinggi lemak , ( 3 ) Tikus dengan diet tinggi lemak + EGCG 1 mg/kgBB ( 4 ) Tikus dengan diet tinggi lemak + EGCG 2 mg/kgBB ( 5 ) Tikus dengan diet tinggi lemak + EGCG 2 mg/kgBB. EGCG diberikan per sonde 1x/hari. SREBP-1 jaringan adiposa diperiksa dengan ELISA. Dan hasilnya Kadar SREBP-1 menurun 29.85% (p <0.05) pada dosis 8 mg/kgBB. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa EGCG efektif menurunkan kadar SREBP-1 yang merupakan faktor regulator adipo dan lipogenesis suatu patogenesis untuk terjadinya obesitas. Terutama obesitas viseral yang beresiko untuk terjadinya sindroma metabolik. Sehingga disarankan untuk mengkonsumsi teh hijau untuk pencegahan obesitas.

Kata Kunci : EGCG GMB4, SREBP-1 adiposa , tikus dengan diet tinggi lem

 

ABSTRACT

Consumption of epigallocatechin gallate (EGCG) of green tea were reported to have much benefit in improving health, such as increased fat oxidation, prevent obesity so EGCG of green tea (Camelia sinensis) from GMB4 clone may serve as a potential therapeutic agent for prevent komplication from high diet fat. This study investigated the effect isolat EGCG from green tea inhibit increasing adipose tissue sterol regulatory element-binding protein 1( SREBP-1 ) in Male Rats with High Fat Diet. Wistar male rats were fed a diet high in fat for 2 months from 6-8 weeks of age and determination of the object of research with completely randomized design with five treatments, namely (1) Rats with standard feed diet (2) rats with a diet high in fat, (3) rats with high-fat diet + EGCG 1mg/kgBW, (4) rats with high-fat diet + EGCG 2 mg/kgBW, (5) rats with high-fat diet + EGCG 8 mg/kgBW. Feeding rats administered orally, whereas EGCG per sonde 1x/day. Adipose tissue SREBP-1 was measured by ELISA EGCG treatment decreased SREBP-1<0.05) compared with high-fat diet without EGCG treatment. SREBP-1 levels decreased significantly by 29.85% (p <0.05) at doses of 8 mg/kgBW. Results suggested that EGCG effectively inhibits SREBP-1 regulator of adipo/lipogenesis to the pathogenesis of obesity. Especially visceral obesity that risk for the metabolic syndrome. So it is advisable to consume green tea for the prevention of obesity.

Key word : EGCG GMB4; SREBP-1 adipose tissue, rat with high diet fat.


Article metrics

Abstract Abstract views : 99times


Flag Counter