PENGEMBANGAN MEDIA INOVASI BELAJAR NAHDLATUL ULAMA (IBNU) BERBASIS ARTICULATE STORYLINE 3 DALAM PEMBELAJARAN ASWAJA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH
Abstract
Hasil observasi dan wawancara di MI Annashiriyyah Jogoroto Jombang, menunjukkan bahwa siswa Kelas IV mengalami kesulitan dalam mempelajari mata pelajaran Aswaja dikarenakan tidak adanya media pembelajaran. Untuk itu, peneliti mengembangkan media IBNU berbasis Articulate Storyline 3 dengan tujuan meningkatkan minat belajar siswa yang nantinya juga akan berdampak pada hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket dan test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media IBNU dinyatakan efektif dalam pembelajaran Aswaja. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata validasi materi sebesar 93,75%, validasi ahli desain sebesar 81,25% dan validasi guru mata pelajaran Aswaja sebesar 93,75%. Selain itu, hasil uji coba pemakaian pada uji coba 1 dan uji coba 2 juga membuktikan bahwa media IBNU dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa, hal ini diketahui dari perolehan angket siswa sebesar 79,8% dan hasil uji N-Gain terhadap nilai siswa sebesar 0,91.
Downloads
Views: 2 | Downloads: 1
Published
Issue
Section
License
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.