Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Eco-Education untuk Meningkatkan Hasil Belajar Seni Budaya dan Keterampilan di Madrasah Ibtidaiyah
Abstract
Berdasarkan pengamatan dan wawancara di MI Al-Ittihad Kalianyar Jogoroto Jombang, siswa kelas V menghadapi tantangan dalam pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) karena kurangnya panduan untuk belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran yang berfokus pada eco education guna meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tes, serta analisis data menggunakan model alur. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul pembelajaran memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik, dengan skor validasi ahli materi sebesar 89,06%, validasi ahli desain 96,6%, dan validasi dari guru SBK 76,38%. Uji coba penggunaan modul dalam dua tahap menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, yang didukung oleh tanggapan guru melalui kuesioner dengan persentase 90%. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa modul pembelajaran berbasis eco education efektif untuk digunakan dalam pembelajaran SBK di madrasah ibtidaiyah.
Downloads
Views: 2 | Downloads: 4
Published
Issue
Section
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah?Creative Commons Attribution License?yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat?Efek Akses Terbuka).