Dinamika Pernikahan Dini dalam Perspektif Keluarga Sakinah: Studi Kasus di Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan

Authors

  • Annisa Nurfania Fisabililla Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum
  • Moh Makmun Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum
  • Mahmud Huda Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum
  • Haris Hidayatulloh Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi fenomena sosial yang banyak dijumpai di berbagai daerah di Indonesia dan berpotensi memengaruhi keberlangsungan kehidupan keluarga. Di Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, praktik pernikahan dini dipengaruhi oleh konstruksi sosial masyarakat yang memandang pernikahan sebagai cara menghindari stigma sosial, menjaga kehormatan keluarga, serta meyakini bahwa pernikahan akan membawa kemudahan rezeki. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pernikahan dini terhadap upaya mewujudkan keluarga sakinah pada pasangan yang menikah di usia muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pasangan pelaku pernikahan dini serta tokoh masyarakat di Desa Sidomukti. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan dini memberikan dampak yang beragam terhadap kehidupan keluarga. Dampak positif berupa terjaganya hubungan dari perilaku yang bertentangan dengan norma agama dan sosial serta meningkatnya tanggung jawab pasangan setelah menikah. Namun, dampak negatif lebih dominan, meliputi ketidakmatangan emosional, keterbatasan ekonomi, rendahnya kesiapan menjalankan peran sebagai suami dan istri, serta meningkatnya potensi konflik rumah tangga yang menghambat terwujudnya keluarga sakinah. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan membangun keluarga sakinah tidak hanya ditentukan oleh legalitas pernikahan, tetapi juga oleh kesiapan psikologis, ekonomi, sosial, dan spiritual pasangan. Oleh karena itu, penguatan pendidikan pranikah serta peningkatan pemahaman masyarakat mengenai risiko pernikahan dini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan keluarga.

Downloads

Published

2026-07-29

Issue

Section

Artikel