Pengembangan Media KOPINCA untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah
Abstract
Kemampuan membaca permulaan merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah sebagai fondasi bagi keberhasilan pembelajaran pada jenjang berikutnya. Hasil observasi dan wawancara di MI Sunan Kalijogo Subontoro menunjukkan bahwa sebagian siswa mengalami kesulitan membaca karena keterbatasan media pembelajaran yang mendukung proses belajar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Kotak Pintar Membaca (KOPINCA) yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia, khususnya kemampuan membaca permulaan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan (sebutkan model yang digunakan, misalnya ADDIE atau Borg & Gall). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi, dan tes kemampuan membaca. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif terhadap hasil validasi ahli dan uji efektivitas menggunakan skor N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media KOPINCA memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi, ditunjukkan oleh hasil validasi ahli desain sebesar 92%, validasi ahli materi 100%, dan validasi guru 100%. Uji coba penggunaan media juga menunjukkan peningkatan kemampuan membaca siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,83 yang termasuk dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa media KOPINCA efektif digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa media pembelajaran inovatif yang dapat mendukung pembelajaran membaca pada pendidikan dasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah?Creative Commons Attribution License?yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat?Efek Akses Terbuka).