https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/issue/feedReligi: Jurnal Studi Islam2026-01-27T06:47:34+00:00Muhammad Syafi'ijurnal.religi@fai.unipdu.ac.idOpen Journal Systems<div style="text-align: justify;"><p>Religi: Jurnal Studi Islam (P-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1180425297" target="_blank">1978-306X</a>; E-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1443691404" target="_blank">2477-8397</a>) adalah jurnal ilmiah berkala sebagai media desiminasi hasil kerja akademik para peneliti, dosen dan penulis. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah konsepsional dan hasil penelitian studi keislaman yang meliputi: Studi al-Qur'an, Studi Hadis, Hukum Islam, Pendidikan Islam, Pemikiran Islam, Filsafat Islam, Ekonomi Islam dan kajian-kajian keislaman lain. Terbit berkala setiap bulan April dan Oktober. Religi: Jurnal Studi Islam diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang.</p></div>https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6261Pengembangan Aplikasi Berbasis AI Untuk Pembelajaran Pendidikan Islam: Pendekatan Personalised Learning2026-01-25T04:31:44+00:00Andik Wahyun Muqoyyidinandikwm@fai.unipdu.ac.idAgus Zaenul Fitriguszain@uinsatu.ac.id<p>Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung pembelajaran Pendidikan Islam dengan pendekatan personalised learning. Di era digital, pendekatan personalised learning yang didukung teknologi AI memungkinkan penyesuaian materi dan metode pengajaran sesuai kebutuhan individu siswa, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan keterlibatan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem dengan model Rapid Application Development (RAD), yang melibatkan tahap perencanaan, desain, konstruksi, dan implementasi. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pendidik serta siswa di beberapa lembaga pendidikan Islam. Pengujian aplikasi dilakukan dengan pendekatan user-centered design untuk menilai kemudahan penggunaan dan efektivitas aplikasi dalam memfasilitasi pembelajaran adaptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi berbasis AI ini mampu mengidentifikasi pola interaksi dan karakteristik belajar siswa melalui analisis data historis dan real-time, sehingga dapat menyajikan rekomendasi materi secara otomatis yang selaras dengan preferensi dan tingkat kompetensi siswa. Aplikasi ini juga dirancang untuk menyajikan pengalaman belajar yang terstruktur, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan masing-masing individu. Aplikasi ini juga mendapat respons positif dari pengguna terkait peningkatan motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi berbasis AI dapat menjadi solusi inovatif bagi lembaga pendidikan Islam dalam mengimplementasikan pembelajaran yang lebih personal, inklusif, dan efisien. Aplikasi ini berpotensi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan Islam di tengah tantangan era teknologi</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6297Religiusitas dan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (Studi di SMP Islam Cendekia Harapan Jombang)2026-01-25T07:18:48+00:00Mukhlisin Mukhlisinmukhlisin@fai.unipdu.ac.idDayu Aulia Safiraayuaulias@gmail.comBakri Bakribakri@staf.unipdu.ac.idM. Yahya Ashariyahyaashari@fai.unipdu.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara tingkat religiusitas siswa dan motivasi belajar mereka dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), yang menjadi dasar untuk merumuskan strategi pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase pencapaian variabel dan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat religiusitas siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 78,2, sedangkan motivasi belajar PAI mencapai 77,6. Uji korelasi menunjukkan nilai r xy = 0,677 pada taraf signifikansi 5 dengan r tabel = 0,361, yang mengindikasikan adanya hubungan positif dan signifikan antara religiusitas dan motivasi belajar PAI. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan aspek religiusitas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6273Pembentukan Nilai-Nilai Agama Islam Anak Usia Dini Melalui Peran Keluarga (Studi di Tk Dharma Wanita Persatuan Sidorejo)2026-01-25T05:43:40+00:00Muhammad Syafi’imuhammadsyafii@fai.unipdu.ac.idSiti Durrotun Nafilahdurrotunnafilah644@gmail.comMujianto Solichinmujiantosolichin@gmail.com<p>Penelitian ini berfokus pada peranan keluarga sebagai pendidik utama dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam pada anak-anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan peran keluarga dalam pembentukan nilai-nilai tersebut di Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita Persatuan Sidorejo, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keluarga berfungsi sebagai pembimbing, teladan, fasilitator, dan motivator dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam, yang mencakup aspek akidah, ibadah, dan akhlak. Faktor-faktor pendukung meliputi contoh yang baik dari orang tua, lingkungan yang mendukung, dan dukungan dari keluarga. Sementara itu, faktor penghambat terdiri dari kurangnya pemahaman dan perhatian orang tua, minimnya fasilitas pendidikan agama, serta kesibukan orang tua dalam aktivitas sehari-hari.</p>2025-10-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6280Pengembangan dan Uji Keefektifan Media Kereta Urut Provinsi (Kursi) pada Pembelajaran IPS di Madrasah Ibtidaiyah2026-01-25T06:06:46+00:00Nur Ulwiyahnurulwiyah@fai.unipdu.ac.idRefananda Auliarefananda@unipdu.ac.idMiftakhul Ilmi Suwignya Putramifta.unipdu@gmail.comIndra Kusuma Wardaniindrakusumawardani@mipa.unipdu.ac.id<p>Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki peranan yang signifikan dalam meningkatkan sensitivitas siswa terhadap keragaman suku dan budaya. Dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di MI Miftahul Huda Sumolawang, ditemukan bahwa siswa kelas IV menghadapi tantangan dalam memahami materi pengurutan provinsi dan keberagaman budaya, yang disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Kereta Urut Provinsi (Kursi) guna meningkatkan minat serta hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan tes, serta analisis data menggunakan Flow Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Kursi sangat valid dan efektif, dengan skor validasi desain mencapai 91,6%, validasi materi 95,8%, dan validasi dari guru IPS 100%. Uji coba penggunaan media ini menunjukkan adanya peningkatan minat dan hasil belajar siswa, dengan nilai N-Gain sebesar 0,82. Temuan ini mengindikasikan bahwa media Kursi berkontribusi positif terhadap kualitas pembelajaran IPS.</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6281Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Eco-Education untuk Meningkatkan Hasil Belajar Seni Budaya dan Keterampilan di Madrasah Ibtidaiyah2026-01-25T06:11:17+00:00Imam Mutaqinimammutaqin@fai.unipdu.ac.idNelly Maslakhahmaslakhahnelly@gmail.comEka Nurjanahekanurjanah@fai.unipdu.ac.idGaluh Tisna Widianagaluhtisnawidiana@fai.unipdu.ac.id<p>Berdasarkan pengamatan dan wawancara di MI Al-Ittihad Kalianyar Jogoroto Jombang, siswa kelas V menghadapi tantangan dalam pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) karena kurangnya panduan untuk belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran yang berfokus pada eco education guna meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tes, serta analisis data menggunakan model alur. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul pembelajaran memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik, dengan skor validasi ahli materi sebesar 89,06%, validasi ahli desain 96,6%, dan validasi dari guru SBK 76,38%. Uji coba penggunaan modul dalam dua tahap menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, yang didukung oleh tanggapan guru melalui kuesioner dengan persentase 90%. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa modul pembelajaran berbasis eco education efektif untuk digunakan dalam pembelajaran SBK di madrasah ibtidaiyah.</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6293Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Dampak Media Sosial Terhadap Pembentukan Akhlak Siswa di Madrasah Aliyah2026-01-25T07:03:26+00:00Dhikrul Hakimdhikrulhakim@fai.unipdu.ac.idTarisa Mufidatul Ilmitarisami234@gmail.comAli Muhsinalimuhsin@fai.unipdu.ac.id<p>Pendidikan akhlak di era globalisasi memiliki posisi penting dalam membentuk karakter siswa yang beretika dan berakhlak baik, terutama di tengah maraknya penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan langkah-langkah yang diambil oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi dampak media sosial terhadap pembentukan akhlak siswa di MA Assulaimaniyah Mojoagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial di MA Assulaimaniyah Mojoagung cukup baik dan terkelola dengan penerapan beberapa batasan. Media sosial memberikan dampak positif dan negatif bagi siswa. Upaya guru PAI, khususnya dalam mata pelajaran Akidah Akhlak, dilakukan dengan pendekatan psikologis melalui pemberian nasihat dan contoh perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari.</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6283Pembentukan Karakter Santri Melalui Peran Lembaga Psikologi di Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Rejoso Jombang2026-01-25T06:22:59+00:00Ainaul Mardliyahainaulmardliyah@fai.unipdu.ac.idMoh. Syaiful Anammsyaifulanam27@gmail.comArifin Arifinarifin@staf.unipdu.ac.idLilik Maftuhatinlilikmaftuhatin@fai.unipdu.ac.id<p>Lembaga psikologi memiliki fungsi penting dalam mendukung pengem-bangan karakter santri di pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk meng-gambarkan kontribusi Lembaga Psikologi Darul Ulum dalam pembentukan karakter santri, metode yang diterapkan, serta faktor-faktor yang men-dukung dan menghambat pelaksanaan perannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Psikologi Darul Ulum berfungsi sebagai mo-tivator, informator, inisiator, fasilitator, dan pengarah dalam proses pemben-tukan karakter santri. Namun, pelaksanaan peran ini menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan kurang optimal-nya kolaborasi antar pihak. Meskipun demikian, lembaga terus berusaha menjalankan fungsinya secara efektif untuk membentuk karakter santri yang positif.</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6284Peran dan Strategi Ustadzah dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an Santri (Studi di Pesantren Tahfidz)2026-01-25T06:27:54+00:00Zaimuddin Wijaya As'adzaimuddin.asad.2@gmail.comSidkia Safridasidkiasafrida04082000@gmail.comAmrulloh Amrullohamrulloh@pps.unipdu.ac.id<p>Membaca Al-Qur’an memerlukan ketelitian dalam menerapkan kaidah agar terhindar dari kesalahan yang dapat merubah makna. Oleh karena itu, ustadzah harus memiliki strategi pembelajaran yang efektif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi santri dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan ustadzah dalam menangani kesulitan belajar membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Hikmah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ustadzah memiliki dampak signifikan terhadap kelancaran proses pembelajaran membaca Al-Qur’an. Faktor pendukung berasal dari motivasi internal santri yang tinggi, sedangkan faktor penghambat termasuk rendahnya motivasi dan keterbatasan kemampuan dasar membaca Al-Qur’an di kalangan sebagian santri</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6287Praktik Bajapuik dalam Pernikahan Masyarakat Minangkabau Pariaman Ditinjau dari Maqasid Asy-Syari‘ah2026-01-25T06:37:49+00:00Mahmud Hudacakhuudaa@gmail.comSiti Munawarohmunawa240203@gmail.comAgus Mahfudinagusmahfudin@fai.unipdu.ac.idMochammad Samsukadisamsukadi@fai.unipdu.ac.id<p>Tradisi Bajapuik merupakan bagian dari adat perkawinan masyarakat Pariaman yang masih dipraktikkan hingga saat ini. Seiring perkembangan sosial, pelaksanaannya mengalami berbagai penyesuaian sehingga perlu dikaji dari perspektif hukum Islam, khususnya melalui pendekatan Maqasid asy-Syari‘ah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan tradisi Bajapuik dalam adat pernikahan masyarakat Nagari III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman; dan (2) menganalisis tradisi tersebut berdasarkan teori Maqasid asy-Syari‘ah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi Bajapuik tidak bertentangan dengan hukum Islam serta mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman. Dalam perspektif Maqāṣid asy-Syari‘ah, tradisi ini termasuk kategori ḥājiyyat yang mendukung tujuan pokok perkawinan dalam kategori ḍaruriyyat, khususnya perlindungan terhadap keturunan (hifz al-nasl). Sementara itu, besaran mahar dan uang Bajapuik berada pada tingkat tahsiniyyat yang bertujuan memuliakan perempuan, menghormati laki-laki, serta menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://journal.unipdu.ac.id/index.php/religi/article/view/6288Relasi Kondisi Ekonomi dan Kesehatan dalam Praktik Pernikahan Dini Perspektif Hukum Islam2026-01-25T06:44:06+00:00Moh Makmunmakmun@fai.unipdu.ac.idSheva Rahmawati Islamyshevarahmawatiislamy@gmail.comHaris Hidayatullohharishidayatulloh@fai.unipdu.ac.idUmi Hasunahumihasunah@fai.unipdu.ac.id<p>Pernikahan merupakan suatu akad yang mengikat dua pihak, yang dilangsungkan melalui ijab dari pihak perempuan dan kabul sebagai bentuk persetujuan dari pihak laki-laki. Sementara itu, pernikahan dini dipahami sebagai ikatan perkawinan yang dilakukan oleh pasangan yang masih berada pada usia relatif muda. Dalam praktiknya, pernikahan pada usia dini berkaitan erat dengan aspek ekonomi dan kesehatan para pelakunya.Kondisi ekonomi memiliki peranan penting dalam menjaga keharmonisan keluarga serta keberlangsungan kehidupan rumah tangga. Selain itu, aspek kesehatan juga menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan dalam keluarga yang menjalani pernikahan dini. Berdasarkan temuan hasil wawancara, sebagian besar keluarga berada dalam kondisi fisik yang relatif baik. Namun demikian, anak-anak yang lahir dari pernikahan usia dini menunjukkan kecenderungan mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan, yang dikenal sebagai stunting. Di sisi lain, kehamilan pada usia yang terlalu muda juga dinilai memiliki tingkat risiko kesehatan yang lebih tinggi bagi ibu maupun anak.</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026