Manajemen Program Madrasah Riset dalam Membentuk Peserta Didik Sebagai Generasi Peneliti Muda di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Batu

Authors

  • Fatia Ainur Rosyida Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Sutiah Sutiah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Muhammad In’am Esha Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Fikri Syahir Robi Madrasah Aliyah Negeri Kota Batu

DOI:

https://doi.org/10.26594/dirasat.v11i1.5566

Keywords:

Program Madrasah Riset, Peserta Didik, Peneliti Muda, Research Madrasah Program, Student, Young Reseachers

Abstract

Jumlah angka peneliti di Indonesia masih relatif sedikit apabila dibandingkan dengan negara lain. Berdasarkan data hasil dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2018 menyebutkan bahwa Indonesia hanya memiliki sebanyak 110 peneliti per satu juta penduduk, yang juga tertinggal jauh dari standar global. Bahkan pada kawasan Asia, Indonesia diakui tertinggal jauh dari Malaysia dan Amerika. Dengan demikian, menjadi hal yang mendorong pentingnya menyiapkan peserta didik sebagai generasi peneliti muda agar jumlah peneliti di Indonesia semakin banyak. Berdasarkan fenomena tersebut, Kementerian Agama berupaya membina peserta didik melalui pembelajaran riset. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian program madrasah riset dalam membentuk peserta didik sebagai generasi peneliti muda di MAN Kota Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui kegiatan wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan dilakukan dengan beberapa tahapan: menetapkan visi misi madrasah riset, pembagian tugas, menyusun kegiatan, menyusun RAB, seleksi siswa program madrasah riset; (2) Pelaksanaan program madrasah riset berkolaborasi dengan PT Rumah KIR Indonesia sebagai penguatan melalui dua kegiatan pembelajaran yakni pembekalan teori riset, dan praktik riset dengan pendekatan scientific approach; (3) Penilaian dilakukan dengan menilai kemampuan siswa dan mengadakan rapat evaluasi (menilai pelaksanaan program madrasah, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, menyusun strategi perbaikan).

The number of researchers in Indonesia is still relatively small when compared to other countries. Based on data from the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) in 2018, Indonesia only has 110 researchers per one million population, which is also far behind global standards. Even in the Asian region, Indonesia is recognized as far behind Malaysia and America. Thus, it becomes important to prepare students as a generation of young researchers so that the number of researchers in Indonesia is increasing. Based on this phenomenon, the Ministry of Religious Affairs seeks to foster students through research learning. This study aims to describe and analyze the planning, implementation, and evaluation of the research madrasah program in forming students as young reseach in Batu City. The method used in this research is qualitative with the type of case study. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The results of this study show that: (1) Planning is carried out with several stages: determining the vision and mission of the research madrasah, division of tasks, compiling activities, compiling RAB, selection of research madrasah program students; (2) Implementation of the madrasah research program in collaboration with PT Rumah KIR Indonesia as reinforcement through two learning activities, namely providing research theory and conducting research with a scientific approach; (3) Research madrasah assessment is carried out by assessing students' abilities and holding evaluation meetings (assessing the implementation of madrasah programs, identifying strengths and weaknesses, developing improvement strategies).

References

Anggito, Albi, dan Johan Setiawan. Metode Penelitian Kualitatif. Cet. 1. Sukabumi: CV Jejak, 2018.

Arbi, Nurul. “UNESCO Sebut Indonesia Minim Peneliti.” ValidNews, 2025.
https://validnews.id/kultura/unesco-sebut-indonesia-minim-peneliti.

Arraiyyah, Muhammad Hamdar, dan J. M. Arbi. Pendidikan Islam Memajukan Umat dan Memperkuat Kesadaran Bela Negara. Jakarta: Kencana, 2016.

Batu, H. M. K. Profil Kelas Riset MAN Kota Batu. Batu: MAN Kota Batu, n.d.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. SK Madrasah Penyelenggara Riset. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2020.

Farhadi. Wawancara pribadi, Penanggung Jawab Madrasah Riset, 2025.

Haq, R. R., N. Ali, A. Bashith, F. Z. Arifah, I. D. Amalia, dan N. Yaqin. “Manajemen Pembelajaran dalam Pengembangan Proyek Penguatan Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Al-Amin (P5RA) di MAN 1 Nganjuk.” JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 6, no. 9 (2023): 6739–6743.
https://doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2815.

Haryanto, dan Isrohmawati. “Manajemen Pembelajaran Berbasis Riset di Madrasah (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Negeri Kudus Indonesia).” Mauizhah: Jurnal Kajian Islam 13, no. 1 (2023): 62–77.

Hasan, Muhammad. Pembelajaran Berbasis Riset: Dasar Teori, Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi. Yogyakarta: CV Tahta Media Group, 2022.

Hidayati, Umi. “Inovasi Madrasah Melalui Penyelenggaraan Madrasah Riset.” Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan 17, no. 3 (2019): 238–255.
https://doi.org/10.32729/edukasi.v17i3.636.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Pengelolaan Pembelajaran Riset di Madrasah. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2019.

Kurniatun, T. C. Dasar-Dasar Perencanaan Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2024.

Thahir, Muthahharah, Widiawati, dan W. T. Widiawati. Perencanaan Pendidikan: Upaya Membangun Modal Manusia Unggul. Jakarta: Indonesia Emas Group, 2024.

Nyihana, Eko. Metode Project Based Learning Berbasis Scientific Approach dalam Berpikir Kritis dan Komunikatif bagi Siswa. Indramayu: CV Adanu Abimata, 2021.

Rangkuti, Ahmad Nizar. “Pembelajaran Berbasis Riset di Perguruan Tinggi.” 2016.

Refitaningsih, Reny, dan Peby Ria. “Evaluasi Program Kelas Riset di MAN 2 Ponorogo pada Masa Pandemi COVID-19.” Jurnal Evaluasi Pendidikan 12, no. 2 (2021): 43–50.
https://doi.org/10.21009/jisae.012.02.01.

Robi, Fajar Syaiful. Wawancara pribadi, Koordinator Madrasah Riset, 2024.

Siminto, Retno Purnama Irawati, Hasan Busri, dan U. Q. Manajemen Pembelajaran Berbasis Riset. Bandung: CV Hei Publishing Indonesia, 2024.

Solekah, Nur. Manajemen Kelas Madrasah Riset. Malang: Ar-Rad Pratama, 2023.

Wardani, I. U. Belajar Matematika SD dengan Pendekatan Scientific Approach Berbasis Keterampilan. Yogyakarta: CV Feniks Muda Sejahtera, 2022.

Suneru, Wistina et al. Eksplorasi dalam Penilaian Belajar. Jakarta: Yayasan Cendikia Mulia Mandiri, 2024.

Yuliadi. “Faktor-Faktor Penyebab Problematika Guru Madrasah Riset dan Solusinya sebagai Peningkatan Kualitas Pembelajaran.” Jurnal Sang Guru 1, no. 3 (2022): 172–181.

Yustyan, S., N. Widodo, dan Y. Pantiwati. “Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dengan Pembelajaran Berbasis Scientific Approach Siswa Kelas X SMA Panjura Malang.” JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) 1, no. 2 (2016).
https://doi.org/10.22219/jpbi.v1i2.3335.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Rosyida, F. A., Sutiah, S., Esha, M. I., & Robi, F. S. (2025). Manajemen Program Madrasah Riset dalam Membentuk Peserta Didik Sebagai Generasi Peneliti Muda di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Batu. Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 11(1), 1–21. https://doi.org/10.26594/dirasat.v11i1.5566