Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Negeri 5 Jakarta Utara

Authors

  • Kamal Ihsannuddin Universitas K.H. Abdul Chalim Pacet Mojokerto
  • Zakariyah Zakariyah UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26594/dirasat.v11i1.5609

Keywords:

Problematika, Penerapan, Kurikulum Merdeka, Problematic, Application, Independent Curriculum

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum pendidikan yang dirancang untuk memberikan keleluasaan kepada guru dan siswa dalam mengembangkan potensinya. Kurikulum Merdeka pertama kali diterapkan di MAN 5 Jakarta Utara pada tahun ajaran 2022/2023. Dalam proses pengimplementasiannya tentu terdapat permasalahan baik dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan menganalisis Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di MAN 5 Jakarta Utara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa penerapan Kurikulum di MAN 5 Jakarta Utara menerapkan profil pelajar Pancasila dengan sistem pembelajaran berbasis proyek, dan berbasis mata pelajaran, serta IPAS; bahwa problematika dalam Menyusun perangkat pembelajaran meliputi CP, TP, ATP, dan modul ajar, kesulitan lainnya yaitu menentukan strategi dan metode pembelajaran, keterbatasan buku paket bagi siswa, materi ajar yang luas, menentukan proyek kelas yang sesuai dengan materi pembelajaran, menentukan asesmen; bahwa usaha yang dilakukan guru dalam mengatasi problematika pada penerapan Kurikulum Merdeka di kelas X MAN 5 Jakarta Utara dengan mengikuti forum pertemuan bersama dengan Kelompok Kerja Guru, mengikuti pelatihan, serta mencari informasi terkait asesmen dan implementasi Kurikulum Merdeka.

Merdeka Curriculum is an educational curriculum designed to provide flexibility to teachers and students in developing their potential. The Merdeka Curriculum was first implemented at MAN 5 North Jakarta in the 2022/2023 school year. In the implementation process, there are problems in planning, implementation, and assessment. Therefore, this research to analyze the Problematics of Implementing the Merdeka Curriculum at MAN 5 North Jakarta. This research is a qualitative study with a descriptive approach. Data collection techniques are carried out using observation, interview, documentation techniques. Data analysis was carried out using data reduction, data presentation, and conclusion drawing methods. Based on the research conducted, the results obtained are that curriculum Implementation MAN 5 North Jakarta implements the profile of Pancasila students with a project-based learning system, and subject-based, and IPAS; that difficulties in preparing learning tools include CP, TP, ATP, and learning modules, other difficulties are determining learning strategies and methods, limited textbooks for students, extensive teaching materials, determining class projects that are in accordance with learning materials, determining assessments; that efforts made by teachers in overcoming obstacles in implementing the Merdeka Curriculum in class X MAN 5 North Jakarta by participating in a meeting forum with the teachers.

References

Afifah, S. N. Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Al-Falah Deltasari Sidoarjo. Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, 2022.

Dini. “Profil Pelajar Pancasila sebagai Upaya Mewujudkan Karakter Bangsa.” Jurnal Pendidikan (2022).

Ashari, F. Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKN 2 Bandar Lampung. Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2023.

Kahfi, A. Implementasi Profil Pelajar Pancasila dan Implikasinya terhadap Karakter.

Karyono, dan Sunarni. “Persepsi Guru terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar.” Journal on Education (2023).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Buku Saku: Tanya Jawab Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek, 2022.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kurikulum Merdeka: Buku Panduan. Jakarta: Kemendikbudristek, 2021.

Kurnia. Wawancara pribadi, Kepala Madrasah Aliyah Negeri 5 Jakarta Utara, 2024.

Machali, Imam, dan Ara Hidayat. Pengelolaan Pendidikan: Konsep, Prinsip, dan Aplikasi dalam Mengelola Sekolah dan Madrasah. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara, 2018.

Nurlaila. “Problematika Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Aliyah Negeri.” Jurnal Pendidikan Islam (2021).

Harahap, Nursapia. Penelitian Kualitatif. Medan: Wal Ashri Publishing, 2020.

Sari, S., dan D. Aprima. “Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pelajaran Matematika SD.” Media Jurnal Ilmiah Pendidikan (2022).

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2015.

Wakia, N., dan H. R. Sabriadi. “Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Perguruan Tinggi.” Jurnal Manajemen Pendidikan Islam (2021).

Wuwur, E. S. “Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar.” Jurnal Soko Guru 3, no. 1 (2023).

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Ihsannuddin, K., & Zakariyah, Z. (2025). Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Negeri 5 Jakarta Utara. Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 11(1), 54–69. https://doi.org/10.26594/dirasat.v11i1.5609