Implementasi Kurikulum Kekhasan JSIT Indonesia di SD Islam Terpadu Bina Insani Kweden Ngasem Kediri
DOI:
https://doi.org/10.26594/dirasat.v12i1.6485Keywords:
Kurikulum JSIT, Sekolah Islam Terpadu, Pendidikan Karakter, JSIT Curriculum, Integrated Islamic School, Character Education.Abstract
Fenomena berkembangnya Sekolah Islam Terpadu (SIT) di Indonesia menjadi salah satu respons terhadap kebutuhan integrasi antara pendidikan umum dan pendidikan agama. Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia hadir dengan kurikulum kekhasan yang menekankan integrasi nilai-nilai islam dalam seluruh proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum kekhasan JSIT Indonesia di SDIT Bina Insani Kweden Ngasem Kediri, meliputi desain integrasi kurikulum, proses pembelajaran, manajemen pendidik, serta faktor pendukung dan hambatan yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berjalan baik melalui integrasi Kurikulum Merdeka dengan kurikulum kekhasan JSIT dalam dimensi intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Pendekatan TERPADU berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Keberhasilan implementasi didukung oleh kompetensi guru, lingkungan religius, serta sinergi dengan orang tua, meskipun masih terdapat hambatan berupa kepadatan jadwal belajar dan perbedaan keterlibatan orang tua dalam pendampingan siswa di rumah.
The growing phenomenon of Integrated Islamic Schools (SIT) in Indonesia is one response to the need for integration between general education and religious education. The Indonesian Network of Integrated Islamic Schools (JSIT) offers a distinctive curriculum that emphasizes the integration of Islamic values throughout the entire educational process. This study aims to describe the implementation of the JSIT Indonesia’s distinctive curriculum at SDIT Bina Insani Kweden Ngasem Kediri, covering curriculum integration design, the learning process, educator management, as well as supporting factors and obstacles encountered. The study employs a qualitative approach with a field research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that curriculum implementation is proceeding smoothly through the integration of the Merdeka Curriculum with the JSIT Distinctive Curriculum across the intracurricular, cocurricular, and extracurricular dimensions. The integrated approach successfully integrated Islamic values into learning. The success of the implementation was supported by teacher competence, a religious environment, and synergy with parents, although there were still obstacles in the form of a crowded schedule and differences in parental involvement in supporting students at home.
References
Anwar. “Manajemen Kurikulum Mutu Pendidikan Jaringan Sekolah Islam Terpadu.” Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam 10, no. 2 (2024): 120–35.
Aulia, Arifatul, and Witri Suwanto. “Keterlibatan Orang Tua pada Pendidi-kan Karakter Anak Sekolah Dasar.” Jurnal Dunia Pendidikan 4, no. 4 (2024): 1410–19.
Daradjat, Zakiah. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 2006.
Gemilang, Galang Surya. “Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling.” Jurnal Fokus Konseling 2, no. 2 (2016): 144–59. https://doi.org/10.26638/jfk.218.2099.
Gozali, Asep Abdullah, Galih Permana, Supiana, and Qiqi Yuliati Zaqiah. “Implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Terpadu pa-da SMP Islam Terpadu.” Tarbawy: Indonesian Journal of Islamic Edu-cation 13, no. 1 (2024): 1–15.
Ihsanudin, Nurwahid, and N. Soleh. “Integrasi Sains dan Islam pada Sekolah Islam Terpadu di Indonesia.” Al-Ihda’: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran 18, no. 1 (2023): 860–71.
Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia. Standar Mutu Khas Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia. Jakarta: JSIT Indonesia, 2019.
Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia. “Pengertian Sekolah Islam Terpadu.” Accessed June 13, 2026. https://jsit-indonesia.com.
Kementerian Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019.
Khairani, Masitah, and Salminawati. “Implementasi Model PAIKEM dalam Menginternalisasi Nilai-Nilai Islam pada Mata Pelajaran PPKn di SD Islam Terpadu.” ELSE (Elementary School Education Journal) 8, no. 2 (2024): 344–56.
Kurnaengsih. “Konsep Sekolah Islam Terpadu (Kajian Pengembangan Lem-baga Pendidikan Islam di Indonesia).” Jurnal Risaalah 1, no. 1 (2015): 80–92.
Lailatifah, Asti Tsaniya. “Dikotomi Ilmu dalam Pendidikan Islam: Analisis Keberadaan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.” Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam 12, no. 1 (2025): 13–25.
Muhaimin. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah dan Madrasah. Jakarta: Rajawali Pers, 2014.
Nafilah, A. “Implementation of Islamic Religious Education Learning Based on the JSIT Curriculum.” Jurnal Inovasi Kurikulum 22, no. 3 (2025): 445–58.
Nata, Abuddin. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers, 2012.
Pratiwi, A. N. H. “Implementasi Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa.” JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan 5, no. 2 (2022): 102–14.
Qardhawi, Yusuf al-. Islamisasi Ilmu Pengetahuan: Tinjauan Metodologis. Bandung: Pustaka Setia, 2001.
Rahmah, Dea Anjelia, and Risma Delima Harahap. “Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu 8, no. 2 (2024): 1247–56. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.
Samsuri, Imran. “Penerapan Prinsip-Prinsip Manajemen Partisipatif dalam Meningkatkan Keterlibatan Orang Tua dalam Pendidikan SMPN 3 Pekat.” UNISAN Jurnal 3, no. 2 (2024): 909–18.
SDIT Bina Insani Kediri. Dokumen Notulensi Rapat Evaluasi Akademik Pekanan Guru SDIT Bina Insani Kediri Tahun Pelajaran 2025/2026. Kediri: Bidang Kurikulum SDIT Bina Insani Kediri, 2025.
———. Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) SDIT Bina In-sani Kediri Tahun Ajaran 2025/2026. Kediri: SDIT Bina Insani Kediri, 2025.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2018.
Sururiyah, S. K., P. Lestari, and N. R. Hayati. “Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) sebagai Model Integrasi Kurikulum Berbasis Agama dan Sains.” At-Turots: Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 1 (2023): 424–36.
Yusuf, A. Muri. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana, 2017.
Zulkarnain, Mu’adz Haidar, et al. “Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pem-belajaran Sains: Studi Implementasi Pembelajaran Terpadu di Madras-ah Ibtidaiyah.” Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan 5, no. 2 (2024): 115–28.