Analisis Jalur Faktor-faktor yang Mempengaruhi Angka Kematian Ibu di Jawa Timur

Authors

  • Afsah Novita Sari Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu)

DOI:

https://doi.org/10.26594/jmpm.v1i2.581

Keywords:

Angka Kematian Ibu, Analisis Jalur

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dan keberhasilan pembangunan di suatu negara. Selain itu AKI juga digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan Indeks Pembangunan Manusia. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang AKI untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Analisis yang digunakan dengan menggunakan Analisis Jalur. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan AKI tertinggi ada di kabupaten Probolinggo dengan presentase 2.213 %.  Faktor yang mempengaruhi AKI tidak terlepas dari faktor sosial dalam masyarakat. Besarnya pengaruh langsung variabel PHBS, Ibu hamil yang diberi Fe1, ibu hamil yang melakukan K1 dan persalinan dengan bantuan dukun terhadap ibu hamil yang beresiko tinggi berturut-turut sebesar -0.229, 0.687, 0.513 dan -0.527. sedangkan terhadap AKI berturut-turut sebesar -0.009, 0.018, -0.010, -0.006 dan pengaruh ibu hamil beresiko tinggi terhadap AKI sebesar -0.009. Besarnya pengaruh tidak langsung  melalui variabel  ibu hamil yang beresiko tinggi terhadap AKI secara berturut-turut sebesar 0.002, -0.006, -0.004 dan 0.005.

References

Aristia, R. (2011). Faktor yang Mempengaruhi Kematian Ibu Hamil di Jawa Timur Dengan Menggunakan Geographically Weighted Poisson Regression. Tugas Akhir Statistika-FMIPA. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Badan Pusat Statistik. (2013). Hasil Survey Sosial Ekonomi Nasional Provinsi Jawa Timur. BPS. Surabaya.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2009). Profil Kesehatan Indonesia 2009. Jakarta : Depkes RI.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2013). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Surabaya : Dinkes Jatim.

Ferdinand, A. (2000). “Manajemen Pemasaran : Sebuah Pendekatan Stratejik”, Research Paper Series, Program Magister Manajemen Universitas Diponegoro, Semarang.

Hair, J. F., Anderson, R. E., Tatham, R. L., & Black, W. C. (2010). Multivariate Data Analysis With Reading, 4th Edition. Prentice-Hall International Inc. New Jersey.

Kusnendi. (2008). Model-model persamaan Struktural. Bandung : Alfabeta.

Mardiyah, U. L., Herawati, Y. T., & Witcahyo, E. (2014). Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Antenatal oleh Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tempurejo Kabupaten Jember Tahun 2013. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, 2(1), 58-65.

Novita, L. (2010). Pemodelan Maternal Mortality Di Jawa Timur Dengan Pendekatan Geographically Weighted Poisson Regression (GWPR). Tugas Akhir Statistika-FMIPA. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Pertiwi, L. D. (2012). Spatial Durbin Model untuk Mengidentifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kematian Ibu di Jawa Timur. Tugas Akhir Statistika-FMIPA, Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2007). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Sarwono, J. (2007). Analisis Jalur Untuk Riset Bisnis. Yogyakarta : Andi.

Soekirman. (2000). Ilmu Gizi dan Aplikasinya untuk Keluarga dan Masyarakat. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Wright, S. (1921). "Correlation and Causation". J. Agricultural Research, 20: 557–585.

Published

2016-09-01